International Conference of Science Mapping the Development of Science Sekolah Pascasarjana UGM 20-21 April 2016
Kuliah tamu Dr. Chiara Logli dari Hawai University di Departemen Teknik Pertanian dan Biosistem Fakultas Teknologi Pertanian UGM 20 Mei 2016
chiloti tanga pentru femei

WORKSHOP PENDAHULUAN: PENGUATAN KARAKTER AKADEMIK MAHASISWA SEBAGAI CALON SARJANA INDONESIA 20 Juni 2016

 PENGANTAR

MMPT workshopAkhir-akhir ini sangat dirasakan bahwa kondisi kematangan karakter akademik mahasiswa sekarang belum bisa mencerminkan sebagai calon sarjana Indonesia yang mempunyai identitas kuat. Sebagai implikasinya dapat mudah diintervensi oleh paham yang tidak selaras dengan nilai-nilai sebagai calon sarjana Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan penguatan karakter akademik mahasiswa. Kegiatan ini juga selaras dengan program pemerintah revolusi mental di lingkup perguruan tinggi. Untuk tahap pendahuluan, diperlukan pemetaan berbasis instrumen kematangan akademik mahasiswa yang disusun berdasarkan nilai-nilai yang di anut di Indonesia.

Dalam upaya melakukan pemetaan tersebut, dilakukan workshop pendahuluan yang pelaksanannya diselenggarakan oleh Dewan Guru Besar UGM bekerja sama dengan Program Magister Manajemen Pendidikan Tinggi, Sekolah Pascasarjana UGM.

TUJUAN, KEGUNAAN DAN WAKTU & TEMPAT

Tujuan: Merumuskan kisi2 sebagai bahan pengembangan instrumen penilaian kematangan karakter akademik mahasiswa sebagai calon Sarjana Indonesia, untuk kemudian dijadikan dasar sebagai penyusunan instrumen pemetaan kematangan karakter akademik kesarjanaan Indonesia.

Kegunaan: Sebagai modal awal penyusunan penguatan karakter akademik mahasiswa di PT dan sebagai bagian dalam mendukung program pemerintah Revolusi Mental

Waktu & tempat: Rabu tanggal 20 Juli 2016 di Balai Senat UGM

Jika tertarik, materi workshop Klik Disini

PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN KUANTITATIF KINERJA IRIGASI PERTANIAN TERPADU

Oleh: Nurul Pertiwi & Sahid Susanto

One of the innovations that are being developed are integrated irrigation-agriculture, aimed to synergize the activities of irrigation and agricultural activities with fisheries and livestock. The assessment of integrated irrigation-agriculture performane is using a matrix assessment instrument. This assessment was first applied in demonstration plot (demplot) of irrigation-agriculture in Grabag, Purworejo. Grabag is one of area that does not get supply irrigation water, expecially in third growing season. To execute these activities are using groudwater. This assessment instrument is using approach parameter input-proses-output where output as the main base. Each parameter has indicators and giving the resultant in final score.

The results showed that the instrument can represent and assess the demplot with the score of 34 input, process and output 14 18. Weighting of each indicator obtained total final value 78.65% is included in the value 3rd criteria, where irrigation-agricultural activities integrated can be developed with a little modifications, expecially on the input parameters. It can be concluded that these instruments can be used to assess and developed as a starting point for integrated farming activities. Integrated irrigation-agricultural activities have also obtained the best planting pattern is paddy-paddy-chilli curls, and the integration of agriculture-fishery-livestock can increase farmers' income by 15.47%.

Keyword :assessment instrument, demplot, integrated irrigation-agriculture, indicator, parameter.

Joomla SEF URLs by Artio
Arsip